Seperti dilansir Reuters, Kamis (16/2/2017), kebakaran hutan melanda distrik Port Hills, kota Christchurch sejak awal pekan ini. Api menyebar dengan cepat dalam waktu semalam hingga melalap area seluas lebih dari 1.800 hektare. Sedikitnya 11 rumah warga setempat habis dilalap api.
Perdana Menteri Selandia Baru, Bill English, membatalkan seluruh aktivitasnya demi mengunjungi langsung Christchurch untuk memantau perkembangan penanganan kebakaran hutan yang mengancam kawasan permukiman warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dituturkan PM English, proses pemadaman bisa memakan waktu satu pekan untuk benar-benar bisa mengendalikan api. Namun kobaran api dilaporkan mulai bisa diatasi pada Kamis (16/2) waktu setempat dan api tidak semakin meluas.
Otoritas Christchurch terus berusaha memadamkan api. Para awak dari kapal patroli Amerika Serikat (AS) yang berlabuh di dekat pelabuhan Lyttleton ikut membantu otoritas Selandia Baru. "Situasinya masih sangat serius," ujar David Adamson dari Christchurch Civil Defence Controller.
"Kepolisian dan militer memiliki tugas sangat besar sepanjang malam, mulai dari evakuasi, menjaga area-area penting dan melakukan patroli keamanan di area yang telah dievakuasi," imbuhnya.
Sedikitnya 17 helikopter dan pesawat telah dikerahkan untuk membantu proses pemadaman api, di tengah ramalan cuaca yang menyebut angin kencang terus berhembus dan berpotensi memperbesar kobaran api. Perubahan arah angin diprediksi akan terjadi pada akhir pekan ini. Dengan perubahan arah angin ini, suhu udara dan juga kadar kelembapan akan menurun sehingga bisa memperlambat meluasnya kebakaran.
Sebuah helikopter yang tengah memadamkan api, dilaporkan jatuh pada Selasa (14/2) waktu setempat. Insiden itu menewaskan sang pilot.
Penyebab kebakaran hutan ini masih terus diselidiki otoritas setempat. PM English menyebut awalnya ada dua titik api yang muncul pada waktu bersamaan, yang disebutnya mencurigakan. Namun dia enggan mengambil kesimpulan terlalu dini terkait penyebab kebakaran hutan ini.
(nvc/ita)










































