Uji Coba Rudalnya Dikecam PBB, Ini Tanggapan Korut

Uji Coba Rudalnya Dikecam PBB, Ini Tanggapan Korut

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 14 Feb 2017 18:13 WIB
Uji Coba Rudalnya Dikecam PBB, Ini Tanggapan Korut
warga menonton pemberitaan uji coba rudal Korut (Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji)
Jenewa - Pemerintah Korea Utara (Korut) menanggapi kecaman Dewan Keamanan PBB atas uji coba rudal yang dilakukannya akhir pekan lalu. Ditegaskan Korut, semua uji coba rudalnya merupakan langkah-langkah pertahanan yang dirancang untuk melindungi rakyatnya.

"Berbagai uji tembak yang dilakukan DPRK (singkatan nama resmi Korut: Republik Demokratik Rakyat Korea) untuk meningkatkan kemampuan pertahanan dirinya, dengan tanpa pengecualian, merupakan langkah-langkah pertahanan untuk melindungi kedaulatan nasional dan keselamatan rakyat melawan ancaman langsung oleh kekuatan musuh," ujar Duta Besar Korut untuk PBB, Han Tae Song seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (14/2/2017).

Hal tersebut disampaikan Han dalam forum internasional Conference on Disarmament yang digelar di Jenewa, Swiss, sehari setelah dirinya dilantik menjadi Dubes Korut untuk PBB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Uji coba rudal jarak menengah-jauh yang berhasil pada 12 Februari, merupakan bagian dari langkah-langkah pertahanan diri," imbuh diplomat Korut tersebut.

"Terkait hal ini, delegasi saya menolak keras statemen terbaru dari Dewan Keamanan PBB dan semua resolusi PBB terhadap negara saya," tandasnya.

Selain mengecam uji coba rudal Korut, DK PBB Dewan Keamanan PBB juga menyerukan negara-negara anggotanya untuk meningkatkan upaya guna menerapkan sanksi-sanksi terhadap negeri komunis itu. Namun DK PBB tidak menyebutkan langkah-langkah apa yang mungkin diambil selain sanksi-sanksi internasional yang telah dijatuhkan pada Korut sejak tahun 2006 silam, terkait uji nuklir dan rudal balistiknya.

"Para anggota Dewan Keamanan menyayangkan semua aktivitas rudal balistik Republik Demokratis Rakyat Korea, termasuk peluncuran ini," demikian statemen DK PBB seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (14/2/2017).

Korut menembakkan rudal balistik dalam uji coba yang digelar Minggu (12/2) waktu setempat. Uji coba ini merupakan yang pertama sejak Donald Trump menjabat Presiden AS. Trump pun berjanji akan bersikap keras terhadap rezim Korut.

"Jelas bahwa Korut merupakan masalah besar, dan kita akan berurusan dengan itu dengan sangat keras," cetus Trump pada konferensi pers Senin (13/2) waktu setempat.

Dilaporkan kantor berita resmi Korut, KCNA, pemimpin Korut Kim Jong-Un mengawasi langsung uji coba itu. KCNA menyebut rudal yang diuji coba itu merupakan rudal Pukguksong-2, senjata jenis baru yang mampu membawa hulu ledak nuklir. (ita/ita)


Berita Terkait