Cuaca Panas Ekstrem, Polisi Australia Goreng Telur di Atas Mobil

Cuaca Panas Ekstrem, Polisi Australia Goreng Telur di Atas Mobil

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 14 Feb 2017 15:43 WIB
Cuaca Panas Ekstrem, Polisi Australia Goreng Telur di Atas Mobil
Foto: Screenshot Facebook/Queensland Police Service
Brisbane - Gelombang panas ekstrem di Australia semakin parah. Polisi Australia bahkan merekam video saat sedang menggoreng telur di atas kap mesin mobilnya. Tanpa kompor maupun api, telur itu matang di atas wajan antilengket.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (14/2/2017), video itu diposting ke halaman Facebook resmi milik Kepolisian Queensland atau Queensland Police Service sejak Jumat (10/2) lalu. Hingga saat ini, video itu telah ditonton lebih dari 3 juta kali oleh para pengguna Facebook.

Dalam video tersebut, seorang polisi dari kota Birdsville terlihat sedang menggoreng telur mata sapi di wajan yang diletakkan begitu saja di atas kap mesin mobil polisinya. Sebutir telur yang dipecahkan di atas wajan itu terlihat memutih, pertanda bahwa telur itu matang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Begitu panas di #Birdsville sehingga polisi kami bisa menggoreng telur di wajan di atas kendaraan polisi yang diparkir di Big Red! #heatwave," tulis Kepolisian Queensland dalam keterangan video itu.

Video itu direkam di Big Red, salah satu gurun pasir merah yang ada di kawasan Gurun Simpson, Australia, dengan cuaca yang luar biasa panas. Tidak disebutkan lebih lanjut berapa suhu udara di lokasi saat video itu direkam.

Namun diketahui bahwa suhu udara di Birdsville biasanya mencapai 38 derajat Celcius. Namun pada Minggu (12/2) waktu setempat, suhu udara melonjak jadi 47,1 derajat Celcius.

Gelombang panas ekstrem yang melanda Australia telah memicu kebakaran pada semak belukar di wilayah pantai timur Australia. Berbagai acara olahraga di negara tersebut terpaksa dibatalkan.

Tidak hanya itu, aliran listrik di beberapa wilayah juga terancam terputus, karena permintaan suplai yang melonjak saat gelombang panas ekstrem melanda. Warga menggunakan lebih banyak pendingin udara saat berada di rumah.

(nvc/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads