DK PBB Kecam Uji Coba Rudal Balistik Korut

DK PBB Kecam Uji Coba Rudal Balistik Korut

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 14 Feb 2017 11:46 WIB
DK PBB Kecam Uji Coba Rudal Balistik Korut
warga menonton pemberitaan uji coba rudal Korut (Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji)
New York, - Dewan Keamanan PBB mengecam uji coba rudal balistik yang dilakukan Korea Utara (Korut) akhir pekan lalu. DK PBB pun menyerukan negara-negara anggotanya untuk meningkatkan upaya guna menerapkan sanksi-sanksi terhadap negeri komunis itu.

DK PBB tidak menyebutkan langkah-langkah apa yang mungkin diambil selain sanksi-sanksi internasional yang telah dijatuhkan pada Korut sejak tahun 2006 silam, terkait uji nuklir dan rudal balistiknya.

"Para anggota Dewan Keamanan menyayangkan semua aktivitas rudal balistik Republik Demokratik Rakyat Korea, termasuk peluncuran ini," demikian statemen DK PBB seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (14/2/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korut menembakkan rudal balistik dalam uji coba yang digelar Minggu (12/2) waktu setempat. Uji coba ini merupakan yang pertama sejak Donald Trump menjabat Presiden AS. Trump pun berjanji akan bersikap keras terhadap rezim Korut.

"Jelas bahwa Korut merupakan masalah besar, besar dan kita akan berurusan dengan itu dengan sangat keras," cetus Trump pada konferensi pers Senin (13/2) waktu setempat.

Dilaporkan kantor berita KCNA, pemimpin Korut Kim Jong Un mengawasi langsung uji coba itu. KCNA menyebut rudal yang diuji coba itu merupakan rudal Pukguksong-2, senjata jenis baru yang mampu membawa hulu ledak nuklir.

KCNA menyebut, rudal itu ditembakkan pada ketinggian yang telah dipertimbangkan demi keselamatan negara tetangga. Sumber militer Korea Selatan (Korsel) pada Minggu (12/2) menyebut, rudal Korut itu mencapai ketinggian 550 kilometer, sebelum jatuh di perairan sebelah timur Semenanjung Korea.

Disebutkan KCNA, rudal itu merupakan versi tercanggih dari rudal balistik kapal selam yang pernah diuji coba pada Agustus 2016 lalu. Rudal itu dltembakkan dari pangkalan udara Banghyon, Provinsi North Pyongan.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads