AS Masukkan Wapres Venezuela dalam Daftar Gembong Narkoba

AS Masukkan Wapres Venezuela dalam Daftar Gembong Narkoba

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 14 Feb 2017 09:50 WIB
AS Masukkan Wapres Venezuela dalam Daftar Gembong Narkoba
Tareck El Aissami (REUTERS/Marco Bello/File Photo)
Washington DC - Wakil Presiden Venezuela Tareck El Aissami dimasukkan dalam daftar hitam pemerintah Amerika Serikat (AS) terkait praktik perdagangan narkoba. AS bahkan memberi label pada El Aissami sebagai gembong narkoba.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Selasa (14/2/2017), El Aissami (42) yang keturunan Suriah dan Libanon ini menjabat Wapres Venezuela sejak 4 Januari lalu. Dia sebelumnya pernah menjadi anggota parlemen dan gubernur. El Aissami banyak dipandang sebagai pengganti Presiden Nicolas Maduro.

Pekan ini, Departemen Keuangan AS menyebut El Aissami memfasilitasi, melindungi dan mengawasi pengiriman narkoba dalam jumlah besar dari Venezuela ke Meksiko dan juga AS. Aktivitas ilegal ini dilakukan saat El Aissami menjabat Menteri Dalam Negeri dan Gubernur Aragua.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

El Aissami disebut 'dipekerjakan' oleh gembong narkoba Venezuela Walid Makled Garcia untuk melindungi pengiriman narkoba dan mengkoordinasikannya dengan kartel narkoba Meksiko, Los Zetas. Departemen Keuangan AS memasukkan nama El Aissami dalam daftar penerima sanksi di bawah Foreign Narcotics Kingpin Designation Act.

"El Aissami memfasilitasi pengiriman narkotika via laut dari Venezuela, termasuk mengontrol setiap pesawat yang meninggalkan salah satu pangkalan udara Venezuela, juga mengendalikan rute narkoba melalui pelabuhan Venezuela," tutur seorang pejabat senior AS yang enggan disebut identitasnya.

"El Aissami mengawasi maupun memiliki sebagian pengiriman narkotika sebesar lebih dari 1000 kilogram dari Venezuela dalam berbagai kesempatan, termasuk pengiriman dari Meksiko dan ke Amerika Serikat," imbuhnya.

Rekan El Aissami yang bernama Samark Lopez Bello juga dimasukkan dalam daftar sanksi AS. Departemen Keuangan AS menyebut Lopez Bello telah memberikan bantuan material, dukungan finansial maupun barang maupun jasa untuk aktivitas ilegal El Aissami.

Kantor Pengendalian Aset Asing pada Departemen Keuangan AS menargetkan 13 perusahaan yang dimiliki juga dikendalikan oleh Lopez Bello dan pihak lain. Perusahaan itu meliputi jaringan internasional di British Virgin Islands, Panama, Inggris, AS dan Venezuela.

"Lopez Bello merupakan pentolan (frontman) penting bagi El Aissami dan dalam kapasitas itu, melakukan pencucian (uang) terkait proses (pengedaran) narkoba," sebut Departemen Keuangan AS.

Belum ada komentar dari pemerintah Venezuela terkait hal ini. Presiden Maduro sendiri beberapa waktu terakhir menuding AS sengaja mencampuri pemerintahannya. Pejabat senior AS membantah penetapan ini berkait dengan peran politik El Aissami saat ini.

"Penetapan ini merupakan hasil penyelidikan narkotika yang panjang, selama bertahun-tahun, oleh OFAC (Kantor Pengendalian Aset Asing). Penetapan ini tidak ditargetkan khusus untuk Venezuela maupun sektor spesifik dalam perekonomian Venezuela," tegasnya. (nvc/imk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads