37 Orang Ditangkap dalam Demo Membela Pemuda Disodomi Polisi Prancis

37 Orang Ditangkap dalam Demo Membela Pemuda Disodomi Polisi Prancis

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 13 Feb 2017 17:48 WIB
37 Orang Ditangkap dalam Demo Membela Pemuda Disodomi Polisi Prancis
Foto: AFP Photo/Gregoire HOZAN
Paris - Sedikitnya 37 orang ditangkap di pinggiran Paris, Prancis saat bentrokan terjadi ketika unjuk rasa memprotes tindak sodomi yang dilakukan kepolisian setempat pada seorang pemuda kulit hitam. Toko-toko diserang dan beberapa kendaraan dibakar dalam bentrokan itu.

Seperti dilansir AFP, Senin (13/2/2017), sekitar 2 ribu orang ikut unjuk rasa yang digelar di luar gedung pengadilan Bobigny pada Sabtu (11/2) waktu setempat. Mereka menyerukan keadilan bagi pemuda bernama Theo (22) yang harus menjalani operasi setelah mengalami tindak kekerasan dari polisi, saat ditangkap pekan lalu, di pinggiran Aulnay-sous-Bois.

Unjuk rasa itu awalnya berjalan damai. Namun sekelompok demonstran kemudian bentrok dengan polisi yang mengawal unjuk rasa. Demonstran yang terlibat bentrok, kemudian mengamuk dan menyerang mobil-mobil, toko serta properti publik yang ada di sekitar lokasi unjuk rasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa kendaraan yang ada di sekitar lokasi dibakar oleh demonstran yang mengamuk. Halte bus dan bagian depan pertokoan dihancurkan oleh mereka.

Baca juga: Polisi Prancis Sodomi Pemuda, Ratusan Warga Berdemo di Paris

Seorang anak kecil yang terjebak di dalam sebuah mobil yang dibakar, berhasil diselamatkan oleh seorang demonstran yang berusia 16 tahun. Demonstran itu kemudian dijuluki pahlawan oleh publik setempat lewat media sosial.

Kepolisian setempat menuding ratusan demonstran mendalangi aksi kekerasan dan perusakan.

Theo yang dikenal sebagai relawan muda, mengaku disodomi polisi dengan tongkat saat dia akan ditangkap. Tidak hanya itu, Theo juga menjadi korban kekerasan rasialisme yang dilakukan oleh para polisi yang akan menangkapnya.

Sedikitnya satu polisi telah dijerat dakwaan sodomi terkait kasus ini dan tiga polisi lainnya dijerat dakwaan penyerangan. Keempat polisi itu telah dinonaktifkan dari tugas resmi mereka.

Spanduk demonstran bertuliskan 'Keadilan untuk Theo, kami bukan mangsa polisi, lingkungan kita bukan lapangan tembak'Spanduk demonstran bertuliskan 'Keadilan untuk Theo. Kami bukan mangsa polisi!!! Lingkungan kita bukan lapangan tembak!!! Foto: AFP Photo/Eric CABANIS
(nvc/ita)


Berita Terkait