DK PBB Akan Gelar Sidang Darurat Bahas Uji Coba Rudal Korut

DK PBB Akan Gelar Sidang Darurat Bahas Uji Coba Rudal Korut

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 13 Feb 2017 15:26 WIB
DK PBB Akan Gelar Sidang Darurat Bahas Uji Coba Rudal Korut
warga menonton pemberitaan uji coba rudal Korut (Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji)
New York, - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) akan menggelar sidang darurat untuk membahas uji coba rudal yang baru dilakukan Korea Utara (Korut). Ini merupakan uji coba rudal pertama yang dilakukan Korut sejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilantik.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (13/2/2017), sidang darurat DK PBB yang akan digelar Senin (13/2) waktu setempat itu atas permintaan AS, Jepang dan Korea Selatan (Korsel). Ketiga negara meminta sidang digelar setelah Korut mengkonfirmasi bahwa pihaknya sukses melakukan uji coba rudal balistik pada Minggu, 12 Februari.

Sidang DK PBB tersebut dijadwalkan dimulai pada sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebeumnya, kantor berita resmi Korut, KCNA melaporkan, pemimpin Korut Kim Jong Un mengawasi langsung uji rudal balistik pada Minggu (12/2). KCNA menyebut rudal yang diuji coba itu merupakan rudal Pukguksong-2, senjata jenis baru yang mampu membawa hulu ledak nuklir.

KCNA menyebut, rudal itu ditembakkan pada ketinggian yang telah dipertimbangkan demi keselamatan negara tetangga. Sumber militer Korea Selatan (Korsel) pada Minggu (12/2) menyebut, rudal Korut itu mencapai ketinggian 550 kilometer, sebelum jatuh di perairan sebelah timur Semenanjung Korea.

Disebutkan KCNA, rudal itu merupakan versi tercanggih dari rudal balistik kapal selam yang pernah diuji coba pada Agustus 2016 lalu. Rudal itu dltembakkan dari pangkalan udara Banghyon, Provinsi North Pyongan.

"(Kim Jong Un) Menyampaikan kepuasan atas kepemilikan senjata nuklir kuat lainnya yang menambah kekuatan besar negara ini," sebut KCNA.

"Terima kasih pada pengembangan sistem persenjataan strategis terbaru, militer negara ini mampu menjalankan tugas strategis dengan sangat akurat dan pesat dalam setiap ruang: di bawah laut maupun di darat," imbuhnya.



(ita/ita)


Berita Terkait