Dilansir dari CNN, Jumat (10/2/2017), peristiwa serangan tersebut terjadi pada Kamis (9/2) waktu setempat. Mengutip kantor berita milik pemerintah RUsia, Presiden Rusia Vladimir Putin langsung menelepon Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan terkait insiden tersebut.
"Menyampaikan ucapan belasungkawa atas kecelakaan tragis yang menyebabkan kematian beberapa prajurit militer Turki," terang kantor berita tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain di level kepala negara, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Rusia juga mengucapkan belasungkawa kepada Jenderal Angkatan Bersenjata Turki.
"Kepala Staf Umum sepakat untuk koordinasi intens dan bertukar informasi tentang situasi di lapangan," kata pernyataan itu.
Turki dan Rusia sebelumnya pernah bentrok saat November 2015 Turki menembak jatuh jet tempur Rusia. Satu orang pilot tewas dan melukai yang lain.
Ketegangan Turki-Rusia lainnya pada Desember 2016 saat Duta Besar Rusia untuk Turki dibunuh di sebuah galeri seni di Ankara. Akan tetapi, kedua negara sepakat untuk melakukan gencatan senjata terkait perang sipil Suriah. (rna/rna)











































