Kepolisian menyatakan, insiden di Jalur 6 dekat pemberhentian Place d'Italie tersebut disebabkan oleh masalah teknis. "Ini bukan serangan teroris," ujar juru bicara kepolisian seperti dilansir media News.com.au, Kamis (9/2/2017).
Menurut juru bicara operator metro Paris, RATP, ada asap yang muncul dalam insiden tersebut. "Ada asap yang keluar. Para pekerja pemeliharaan tengah berada di lokasi. Lalu lintas terganggu di bagian jalur tersebut," tutur juru bicara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laporan awal menyebutkan, delapan orang terluka dalam insiden ini, sebagian karena menghirup asap. Namun pihak operator metro Paris menyatakan, hanya dua penumpang yang memerlukan penanganan medis.
Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah penembakan seorang pria berpisau di luar museum populer, Louvre pada Jumat (3/2) lalu. Pria berpisau tersebut diidentifikasi sebagai Abdullah Reda al-Hamamy, warga Mesir berumur 29 tahun. (ita/ita)











































