Kepolisian menggerebek sembilan rumah di berbagai wilayah di ibukota Brussels, termasuk Molenbeek, distrik yang menjadi rumah bagi beberapa orang yang terlibat dalam serangan-serangan di Paris, Prancis dan Brussels, Belgia.
"Investigasi dilancarkan terkait isu kemungkinan kepulangan para petempur Suriah," demikian disampaikan kantor kejaksaan federal dalam statemen seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (9/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan bahwa tak ada senjata maupun bahan peledak yang ditemukan dalam penggerebekan tersebut.
"Kasus ini benar-benar terpisah dari berkas-berkas kasus mengenai serangan-serangan di Paris pada 13 November 2015 atau di Brussels/Zaventem pada 22 Maret 2017," demikian disampaikan kantor kejaksaan Belgia.
Belgia telah berada dalam status siaga tinggi sejak tiga pengebom bunuh diri menyerang Bandara Zaventem dan sistem kereta metro Brussels pada Maret 2016 lalu. Sebanyak 32 orang tewas dalam serangan-serangan tersebut.
Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah orang telah dipenjara di Belgia karena merekrut para militan untuk bertempur bersama kelompok radikal ISIS di Suriah. (ita/ita)











































