Serangan AS pada 29 Januari terhadap militan Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) tersebut juga telah menewaskan seorang anggota pasukan SEAL Angkatan Laut AS dan melukai beberapa tentara AS lainnya. Serangan itu disebut sebagai operasi militer pertama yang dilakukan atas otorisasi Presiden Donald Trump.
Sebelumnya, seorang pejabat Yaman tingkat provinsi mengatakan, 16 warga sipil tewas dalam serangan AS tersebut, yang terdiri dari delapan wanita dan delapan anak-anak. Namun pihak CENTCOM tidak menyebutkan berapa jumlah korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kematian warga sipil tersebut tampaknya terjadi ketika pesawat tempur AS dikerahkan untuk membantu pasukan komando saat melakukan penyerbuan dini hari. Pejabat-pejabat AS mengatakan, serangan tersebut menewaskan 14 anggota AQAP.
Personel militer AS yang tewas dalam penyerbuan pada 29 Januari itu adalah William 'Ryan' Owens. Serangan itu dilaporkan juga menewaskan seorang bocah perempuan berusia 8 tahun, Nawar Anwar Al-Awlaki yang merupakan putri mantan pemimpin kelompok AQAP, Anwar Al-Awlaki. Anwar Al-Awlaki merupakan ulama kelahiran AS yang pernah memimpin AQAP dan memerintahkan serangan teror terhadap AS. Dia tewas dalam serangan drone AS di Yaman, tahun 2011 lalu. (ita/ita)











































