Serangan AS di Yaman Tewaskan Warga Sipil Termasuk Anak-anak

Serangan AS di Yaman Tewaskan Warga Sipil Termasuk Anak-anak

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 02 Feb 2017 17:59 WIB
Serangan AS di Yaman Tewaskan Warga Sipil Termasuk Anak-anak
ilustrasi (Foto: Reuters)
Washington, - Warga sipil diyakini telah tewas dalam serangan komando Amerika Serikat di Yaman akhir pekan lalu. Beberapa anak-anak dilaporkan termasuk di antara korban tewas. Militer AS dalam hal ini pihak Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan tengah menyelidiki kematian warga sipil tersebut.

Serangan AS pada 29 Januari terhadap militan Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) tersebut juga telah menewaskan seorang anggota pasukan SEAL Angkatan Laut AS dan melukai beberapa tentara AS lainnya. Serangan itu disebut sebagai operasi militer pertama yang dilakukan atas otorisasi Presiden Donald Trump.

Sebelumnya, seorang pejabat Yaman tingkat provinsi mengatakan, 16 warga sipil tewas dalam serangan AS tersebut, yang terdiri dari delapan wanita dan delapan anak-anak. Namun pihak CENTCOM tidak menyebutkan berapa jumlah korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebuah tim yang ditunjuk oleh komandan gugus tugas operasional dengan menyesal, menyimpulkan bahwa warga sipil non-petempur, kemungkinan tewas di tengah baku tembak selama penyerbuan di Yaman pada 29 Januari. Korban jiwa mungkin termasuk anak-anak," demikian statemen CENTCOM seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (2/2/2017).

Kematian warga sipil tersebut tampaknya terjadi ketika pesawat tempur AS dikerahkan untuk membantu pasukan komando saat melakukan penyerbuan dini hari. Pejabat-pejabat AS mengatakan, serangan tersebut menewaskan 14 anggota AQAP.

Personel militer AS yang tewas dalam penyerbuan pada 29 Januari itu adalah William 'Ryan' Owens. Serangan itu dilaporkan juga menewaskan seorang bocah perempuan berusia 8 tahun, Nawar Anwar Al-Awlaki yang merupakan putri mantan pemimpin kelompok AQAP, Anwar Al-Awlaki. Anwar Al-Awlaki merupakan ulama kelahiran AS yang pernah memimpin AQAP dan memerintahkan serangan teror terhadap AS. Dia tewas dalam serangan drone AS di Yaman, tahun 2011 lalu. (ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads