Disampaikan kepolisian setempat, seperti dilansir Reuters, Selasa (31/1/2017), temuan itu terjadi pada Minggu (29/1) malam waktu setempat setelah pesawat baru saja mendarat dari Kolombia. Temuan terjadi saat pekerja sedang melakukan perawatan pesawat.
Dituturkan kantor Sheriff Tulsa County setidaknya ada tujuh paket narkoba jenis kokain, yang berbentuk kotak persegi atau disebut sebagai 'batu bata' atau 'brick'. Satu 'brick' biasa memiliki berat kurang lebih 1 kilogram. Temuan kokain itu ditaksir bernilai US$ 200 ribu (Rp 2,6 miliar).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Temuan itu terdapat pada pesawat jenis Boeing 757 yang baru saja terbang dari Bogota, Kolombia dan mendarat di Miami, AS. Pesawat kemudian dikirimkan ke Tulsa untuk menjalani pemeriksaan karena markas American Airlines di Miami terlalu sibuk.
Tidak diketahui pasti asal dan pemilik paket-paket kokain seberat 14 kilogram itu. Departemen Pemberantasan Narkoba AS (DEA) masih menyelidiki secara menyeluruh insiden ini. Pihak maskapai tidak berkomentar banyak soal temuan narkoba ini.
(nvc/ita)










































