Demikian diberitakan kantor berita resmi Saudi, SPA seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (31/1/2017).
"Sebuah kapal Saudi yang tengah berpatroli di sebelah barat pelabuhan Hodeidah diserang dengan tiga perahu bunuh diri milik para milisi Houthi," demikian pernyataan koalisi Saudi seperti dikutip SPA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini merupakan serangan kedua kalinya yang dilakukan kelompok Houthi ke kapal-kapal yang berada di wilayah perairan lepas pantai Yaman dalam enam bulan terakhir. Koalisi Saudi mengingatkan bahwa serangan ke kapal tersebut akan "berdampak pada navigasi internasional dan aliran bantuan kemanusiaan ke pelabuhan untuk warga sipil Yaman."
Sementara itu secara terpisah, kelompok Houthi menyatakan mereka meluncurkan sebuah rudal balistik ke pangkalan militer koalisi Saudi di pulau Zuqar, Laut Merah, antara Yaman dan Eritrea pada Selasa (31/1) pagi waktu setempat. Belum ada respons koalisi Saudi atas klaim Houthi tersebut dan tidak jelas apakah ada korban dalam serangan rudal Houthi tersebut.
Saudi dan sekutu-sekutu Teluk Arabnya telah melancarkan ribuan kali serangan udara di Yaman sejak Maret 2015 lalu. Operasi udara tersebut bertujuan untuk memerangi kelompok pemberontak Houthi dan mengembalikan kekuasaan pemerintahan Presiden Yaman yang terguling, Abd-Rabbu Mansour Hadi.
(ita/ita)











































