Kapal yang mengangkut 28 turis China dan tiga kru itu tenggelam pada Sabtu, 28 Januari saat berlayar dari Kota Kinabalu, ibukota Sabah menuju tempat wisata Pulau Mengalum, yang dikenal akan pantainya yang bersih dan tempat menyelam.
"Area pencarian sekarang mencakup 1.500 mil persegi laut," ujar juru bicara MMEA, Awil Kamsari seperti dikutip kantor berita AFP, Senin (30/1/2017).
"Mereka bisa hanyut lebih jauh, jadi kami harus memperluas area pencarian," imbuhnya.
Sekitar 100 petugas dari MMEA, Angkatan Laut dan Angkatan Udara Malaysia dilibatkan dalam upaya pencarian ini. Pesawat C-130 juga dikerahkan untuk mencari.
Dikatakan Awil, sebagian dari area pencarian masuk dalam wilayah perairan Brunei dan otoritas di sana menggunakan sebuah helikopter untuk mencari enam orang orang hilang tersebut.
Upaya pencarian sempat ditunda pada Minggu (29/1) malam waktu setempat dikarenakan ombak yang ganas, namun kembali dilanjutkan pada Senin pagi waktu setempat. (ita/ita)











































