Pihak administrasi Trump berkata akan berfokus pada kunjungan Abe yang merupakan satu dari pertemuan puncak pertama dari masa kepresidenan yang baru dalam memulai pembicaraan tentang hubungan perdagangan bilateral. Pihak Jepang juga mengatakan mereka telah mempersiapkan segala kemungkinan saat 'berhadapan' dengan Trump yang telah menarik Amerika dari kesepakatan perdagangan Asia-Pasifik, di mana Trump berkata Jepang tidak menawarkan akses yang adil bagi pembuat mobil asal AS.
"Presiden Trump menegaskan komitmen ketat AS untuk memastikan keamanan Jepang," ujar pihak Gedung Putih seperti dilansir dari Reuters, Minggu (29/1/2017).
Komitmen AS untuk memastikan keamanan Jepang disampaikan dalam perbincangan telepon. Perbincangan tersebut berujung pada kesepakatan pertemuan yang rencananya akan berlangsung di Washington DC pada 10 Februari mendatang.
"Saya ingin bertukar pandangan terkait masalah ekonomi dan keamanan secara keseluruhan," ujar Abe kepada wartawan mengenai pertemuannya dengan Trump itu.
Juru bicara pemerintah Jepang Koichi Hagiuda mengatakan, kedua pemimpin tersebut akan berdiskusi soal indsutri otomotif. Pernyataan Gedung Putih menyebut kedua pemimpin tersebut 'berkomitmen untuk lebih mendalami hubungan perdagangan dan investasi bilateral'.
Sebelumnya Trump berkata akan menerapkan pajak terbatas untuk impor ke Amerika Serikat dan menyebut Jepang telah membuat batasan yang tak adil untuk impor mobil asing. Jepang pun telah membantah semua anggapan tersebut. (gbr/elz)











































