Thae Yong Ho, mantan diplomat di Kedutaan Korut di London, Inggris mengatakan dirinya yakin bahwa rezim Korut tengah berada pada penurunan menuju kejatuhan yang tak terhindarkan. Ditambah lagi dengan rakyat Korut yang semakin kecewa akan pemerintahan Kim.
"Saya yakin dan saya bisa mengatakan bahwa hari-hari Kim Jong-un sudah dihitung," cetus Thae yang meninggalkan London pada Agustus 2016 seperti dilansir media News.com.au, Kamis (26/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Thae pun yakin akan semakin banyak warga Korut yang akan mengikuti langkahnya karena Korut saat ini dalam jalur kejatuhan. Menurut Thae, para elite kini memalingkan wajah mereka dari Kim. "Struktur tradisional sistem Korut mulai runtuh," tutur pembelot tersebut.
Thae yang membelot ke Korsel via London, juga mengungkapkan bahwa Kim tak akan pernah menyerah mengenai satu hal, yakni senjata nuklirnya.
"Selama Kim Jong-un berkuasa, tak akan ada kesempatan bagi dunia untuk memperbaiki masalah HAM atau membatalkan program nuklir," kata Thae.
Korut telah dikuasai oleh dinasti Kim sejak negara itu berdiri pada tahun 1948. Korut saat ini mendapat sanksi-sanksi PBB terkait program nuklir dan rudalnya. "Satu-satunya cara untuk menyelesaikan isu ancaman nuklir Korut adalah penghapusan rezim Kim Jong-un," tandas Thae. (ita/ita)










































