Seperti dilansir Reuters dan AFP, Rabu (25/1/2017), kepolisian menggerebek sejumlah rumah di delapan lokasi berbeda di sekitar Brussels. Tidak ditemukan adanya bahan peledak maupun persenjataan dalam penggerebekan itu.
Tujuh orang yang ditahan akan dimintai keterangan lebih lanjut oleh polisi setempat. "Secara keseluruhan, tujuh orang ditangkap dan akan dimintai keterangan," terang kantor jaksa federal Belgia dalam pernyataannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jaksa federal menyatakan, penggerebekan dan penahanan ini tidak terkait dengan penyelidikan serangan teror di Paris pada November 2015 dan pengeboman di Brussels pada Maret 2016 lalu.
Dijelaskan juga oleh jaksa setempat, hakim akan menentukan apakah ketujuh orang itu akan tetap ditahan atau tidak. Identitas maupun asal kewarganegaraan ketujuh orang yang ditahan tidak diketahui pasti.
Banyak warga Eropa yang bertempur bersama kelompok militan di Suriah dan Irak. Tidak sedikit dari mereka yang kemudian memutuskan pulang ke negara masing-masing dan dianggap menjadi ancaman bagi otoritas Eropa.
Kajian menyebut sekitar 350 warga Belgia telah bergabung dengan kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).
(nvc/fdn)











































