Dilaporkan otoritas penjara nasional Brasil, seperti dilansir AFP, Rabu (25/1/2017), keributan terjadi setelah sipir penjara setempat menyita telepon genggam yang kedapatan dibawa salah satu napi. Penyitaan itu memicu aksi protes para napi lainnya.
Di tengah keributan, sejumlah napi membakar salah satu sel penjara demi memperbesar keributan. Puluhan napi memanfaatkan situasi untuk melarikan diri. Insiden ini melanda penjara setengah terbuka Penintentiary Progression Center di kota Bauru, Sao Paulo pada Selasa (24/1) waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dituturkan sumber tersebut, para napi sengaja membakar atap salah satu blok sel penjara. Untungnya, petugas pemadam berhasil memadamkan kebakaran dengan segera.
Dalam pernyataan terpisah, otoritas penjara nasional menyatakan ada 152 napi yang kabur saat keributan terjadi. Dari jumlah itu, sekitar 100 napi berhasil ditangkap kembali oleh polisi militer setempat.
Insiden semacam ini marak terjadi di Brasil dalam beberapa minggu terakhir. Lebih dari 130 napi dilaporkan telah tewas dalam kerusuhan brutal di sejumlah penjara, yang dipicu pertikaian anggota geng narkoba setempat. Kebanyakan napi yang tewas ditemukan dalam keadaan dipenggal. (nvc/ita)











































