DetikNews
Rabu 25 Jan 2017, 13:05 WIB

Bahasa Tubuh Trump dan Melania di Hari Pelantikan Ramai Dibahas

Novi Christiastuti - detikNews
Bahasa Tubuh Trump dan Melania di Hari Pelantikan Ramai Dibahas Donald Trump dan Melania saat pesta dansa hari pelantikan (REUTERS/Jonathan Ernst)
Washington DC - Bahasa tubuh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan istrinya, Melania, menjadi sorotan publik. Trump dinilai bersikap kasar dan tidak hangat kepada istrinya sendiri, baik saat upacara maupun pesta dansa pelantikan, pekan lalu.

Seperti dilansir news.com.au, Rabu (25/1/2017), media sosial ramai membahas soal hubungan keluarga nomor satu di AS atau First Family, selama minggu pertama Trump menjabat. Publik juga membandingkan kemesraan Trump dan Melania dengan mantan Presiden Barack Obama dan Michelle.

Momen yang menjadi perhatian publik ialah saat hari pelantikan 20 Januari, ketika Trump dan Melania berkunjung ke Gedung Putih sebelum bergerak ke Gedung Capitol. Trump keluar dari mobil dan langsung menyapa Obama serta Michelle yang menunggu di luar Gedung Putih. Trump meninggalkan Melania yang menyusul di belakangnya.

Bahasa Tubuh Trump dan Melania di Hari Pelantikan Ramai DibahasDonald Trump dan Melania saat tiba di Gedung Putih pada 20 Januari lalu Foto: Mark Wilson/Getty Images

Pakar bahasa tubuh, Patti Wood, yang mempelajari interaksi pasangan selebriti selama lebih dari 20 tahun, mendapati 'cacat' dalam hubungan Trump dan Melania sebagai suami-istri. "Apa yang saya tidak lihat ketika mereka melangkah keluar dari mobil adalah kehangatan atau kelembutan," sebutnya.

"Ada beberapa cara, dengan Trump bisa menunggu istrinya sebelum menyapa keluarga Obama, namun itu tidak dilakukannya. Dia malah berjalan mendahului dan meninggalkan dia (Melania-red) di belakang, menunjukkan dirinya lebih penting dan lebih tinggi," imbuhnya.

Bahasa Tubuh Trump dan Melania di Hari Pelantikan Ramai DibahasFoto: REUTERS/Jonathan Ernst

Wood menilai Trump seharusnya mendampingi Melania saat naik tangga Gedung Putih, atau saat memberikan hadiah untuk keluarga Obama. "Yang paling menggelitik saya adalah dia bahkan tidak menoleh ke belakang, melihat istrinya dan secara resmi memperkenalkannya kepada keluarga Obama," ucap Wood.

"Keluarga Obama membuat dia (Melania-red) merasa disambut baik, tapi saya tidak melihat Trump membuat Melania merasa seperti itu. Pertemuan di Gedung Putih adalah momen keluarga lama menyambut keluarga baru, tapi yang saya lihat -- tidak terlihat keluarga Trump sebagai satu kesatuan," imbuhnya.

Obama dan Michelle mempersilakan Melania masuk sedangkan Trump berjalan mendahuluiObama dan Michelle mempersilakan Melania masuk sedangkan Trump berjalan mendahului Foto: REUTERS/Jonathan Ernst

Pakar bahasa tubuh lainnya, Dr Lillian Glass yang dijuluki 'First Lady in Communication' menilai Trump yang berjalan mendahului istrinya sebagai bahasa tubuh yang 'kasar' dan 'kurang kasih sayang'. Namun, Glass menyatakan, publik tidak bisa sembarangan membanding-bandingkan pasangan suami-istri.

"Anda tidak bisa membandingkan keduanya. Barack dan Michelle menikah saat muda. Michelle adalah bos dia (Obama), dan mereka jatuh cinta jadi mereka memutuskan menjalani hidup bersama. Trump telah menikah beberapa kali, jadi situasinya berbeda," terangnya.

Obama mencium mesra tangan MichelleObama mencium mesra tangan Michelle Foto: AFP PHOTO/JIM WATSON

Wood menambahkan, bahasa tubuh Trump dan Melania saat berdansa di acara makan malam pada 20 Januari lalu juga kembali menunjukkan kurangnya keintiman antara pasangan itu. Trump dan Melania telah menikah selama 12 tahun, mereka memiliki satu anak laki-laki bernama Barron (10).

"Saat berdansa, dia (Melania) menarik bagian tubuh atasnya ke belakang. Biasanya, ketika bergandengan tangan, Anda menautkan jari-jari Anda ke tangan orang lain. Tapi tangan Melania, bukannya bertaut atau menggenggam erat dengan nyaman, tangannya digenggam menjauh dari tangan Trump, ini mengindikasikan dia tidak nyaman dengan Trump," jelasnya.

Donald Trump dan Melania saat pesta dansaDonald Trump dan Melania saat pesta dansa Foto: REUTERS/Brian Snyder



(nvc/ita)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed