Pengadilan distrik Yerusalem pada Senin (23/1) waktu setempat menghukum Abed Dawiat atas perbuatannya melemparkan batu-batu ke sebuah mobil di wilayah Yerusalem timur pada September 2015. Aksi pemuda Palestina berumur 20 tahun itu menyebabkan kematian Alexander Levlovich, warga Israel yang mengemudikan mobil tersebut.
Seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (24/1/2017), Dawiat pun diperintahkan pengadilan untuk memberikan kompensasi 100 ribu shekel (US$ 26.370) kepada anak-anak Levlovich.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dawiat juga dinyatakan bersalah atas pengeboman pasukan keamanan Israel pada tahun 2014.
Menurut penghitungan media AFP, sejak Oktober 2015, setidaknya 250 warga Palestina, 40 warga Israel, dua warga Amerika Serikat tewas dalam berbagai kekerasan. Menurut otoritas Israel, sebagian besar warga Palestina yang tewas merupakan pelaku aksi penikaman. Sebagian lainnya tewas dalam aksi-aksi demo dan bentrokan dengan aparat Israel.
Israel menyalahkan hasutan oleh para pemimpin Palestina dan media sebagai penyebab utama kekerasan. (ita/ita)










































