Massa berpakaian serba hitam itu melempari sejumlah toko serta kaca mobil di Washington DC, AS. Dilansir dari Reuters, Jumat (20/1/2017), sekitar 500 orang yang menutupi wajah mereka menggunakan masker dan sapu tangan itu berbaris menuju pusat kota.
Demonstran anti-Trump ricuh dengan polisi Foto: REUTERS/Adrees Latif |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diperkirakan sekitar 900 ribu orang akan memenuhi National Mall yang berada di depan Gedung Capitol, tempat Trump akan disumpah, dan sepanjang rute parade dari Pennsylvania Avenue menuju Gedung Putih.
"Pesan yang ingin saya kirim adalah Trump tidak mewakili negara ini. Dia mewakili kepentingan korporasi," ujar Jessica Reznicek (35) yang ikut dalam aksi damai.
Tidak jauh dari Gedung Putih, demonstran bentrok dengan polisi. Mereka melemparkan kursi alumunium ke sebuah cafe. Seorang pengendara motor di jalanan kota yang datang untuk merayakan pelantikan Trump dipukul wajahnya ketika mencoba mengintervensi.
"Saya tahu, hukum dan aturan, dan semua itu. Kami membutuhkan lebih banyak aturan. Hal ini tidak benar," kata Bob Hrifko dengan luka berdarah di bawah matanya. Hrifko mengatakan dia adalah bagian dari 'Bikers for Trump', sebuah grup yang terlibat dalam reli pelantikan.
Sebelumnya aktivis liberal dari kelompok berbeda bernama Disrupt J20 memblokade beberapa pintu masuk lokasi pelantikan. Beberapa di antaranya berhasil diusir oleh polisi.
(ams/ear)











































Demonstran anti-Trump ricuh dengan polisi Foto: REUTERS/Adrees Latif