Dalam foto-foto yang beredar seperti diberitakan media Inggris, Daily Mail, Jumat (20/1/2017), terlihat uang kertas pecahan Rp 10.000 dan Rp 2.000 juga ditemukan di apartemen yang berada di distrik Esenyurt, Istanbul. Tidak jelas bagaimana uang Rupiah tersebut bisa ada di apartemen pria asal Uzbekistan tersebut.
Otoritas Turki menyatakan, Mashaipov telah berlatih di Afghanistan untuk melakukan serangan yang diperintahkan kelompok radikal ISIS itu. Disebutkan otoritas Turki, Mashaipov telah mengakui perbuatannya melakukan penembakan massal di kelab malam Reina di Istanbul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga wanita yang berasal dari Somalia, Senegal dan Mesir tersebut, ikut ditangkap dalam penggerebekan pada Senin (16/1) lalu.
Menurut otoritas Turki, target awal serangan tersebut adalah Lapangan Taksim, Istanbul. Namun rencana itu berubah akibat ketatnya pengamanan di kawasan terkenal itu.
Masharipov dilaporkan masuk ke Turki pada Januari 2016 lalu lewat Iran. Dia awalnya bermukim di kota Konya, Turki tengah sebelum pindah ke Istanbul. (ita/ita)











































