"Dua wanita tewas di tempat dan satu meninggal saat di rumah sakit. Sedangkan lima lainnya luka-luka akibat ledakan tersebut," kata Kepala Kepolisisan Daerah Narayanpur, Abhishek Meena, seperti yang dilansir AFP, Kamis (19/1/2017).
"Salah satu yang terluka adalah bayi yang masih berumur 6 bulan," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abhishek menuturkan, pihaknya belum bisa menyimpulkan apa motif pelaku. Dia juga belum mengetahui apakah target yang ditujukkan adalah petugas kemanan daerah yang disebut-sebut sebagai benteng pemberotak Maois.
Para pemberontak sering dituduh sebagai pihak yang menanam bahan peledak itu untuk menargetkan polisi yang sedang bertugas di wilayah yang dinilai strategis.
Kelompok Maois yang bersenjata terinspirasi oleh kepemimpinan revolusioner China Mao Zedong. Mereka memerangi pemerintah untuk menguasai suatu wilayah, pekerjaan dan untuk meminta hak kelompok suku miskin yang tewas dalam pemberontakan beberapa tahun lalu. (azf/nkn)











































