Xi menyampaikan anti nuklir itu di depan Sekretaris Jenderal PBB baru Antonio Gutterez.
"Senjata nuklir harus benar-benar dilarang dan dihancurkan selamanya untuk membuat dunia bebas dari senjata nuklir," kata Xi, seperti yang dilansir AFP, Kamis (19/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menolak dominasi dunia oleh satu atau beberapa negara. Negara-negara besar harus menghormati kepentingan inti masing-masing," ucap Xi.
"Negara-negara besar harus memperlakukan negara-negara yang lebih kecil dengan setara, bukan bertindak sebagai hegemon memaksakan kehendak mereka," lanjut Xi.
Sebelumnya, komitmen Xi Jinping untuk tidak menggunakan nuklir sebagai senjata terlihat saat menyepakati penerapan sanksi terhadap Korea Utara bersama Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Keduanya berkomitmen memperkuat koordinasi dalam menangani ancaman atas senjata nuklir dan sistem balistik Korut.
"Kedua pemimpin berkomitmen untuk memperkuat koordinasi untuk mengatasi ancaman yang ditunjukkan Korea Utara dalam bentuk senjata nuklir dan sistem misil balistik," demikian pernyataan Gedung Putih seperti dilansir AFP, Sabtu (2/4/2016).
"Kedua pemimpin menegaskan kembali komitmennya untuk mencapai denuklirisasi Semenanjung Korea dan implementasi penuh Resolusi Dewan Keamanan PBB 2270," lanjutnya. (azf/nkn)











































