Seperti dilansir CNN, Rabu (18/1/2017), Korean Central News Agency (KCNA) yang merupakan kantor berita resmi Korut, mengecam sanksi tambahan yang ditetapkan Kantor Pemantauan Aset Luar Negeri Departemen Keuangan AS.
Baca juga: Korut Ancam Luncurkan Rudal Balistik yang Bisa Menjangkau AS
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"AS tidak berhak untuk berbicara soal 'hak asasi' seseorang karena negara itu sendiri merupakan pelanggar HAM terburuk di dunia dan tundra-nya HAM," sebut KCNA dalam tulisan bergaya opini dalam situsnya.
Tundra merupakan sebutan untuk daerah beku dan tandus di Kutub Utara. Di daerah tundra, tumbuhan tidak dapat hidup dan biasanya hanya berupa padang lumut.
Baca juga: Pantau Rudal Antar Benua Korut, AS Kerahkan Radar Canggih
"Obama sebaiknya dinasihati untuk tidak membuang waktu mengurusi isu 'hak asasi' orang lain, tapi merencanakan dengan baik untuk berkemas-kemas di Gedung Putih," imbuh KCNA.
"Lebih baik dia (Obama-red) menyatakan penyesalan atas rasa sakit dan hal-hal buruk yang dia bawa untuk banyak warga Amerika dan warga dunia lainnya dengan menciptakan situasi hak asasi manusia terburuk di AS selama masa jabatannya," sebut KCNA.
Pemerintahan Obama belum mengomentari hal ini.
(nvc/ita)










































