Tersangka yang diketahui bernama Jahangir Alam itu ditahan sejak Jumat (13/1) malam. Polisi berhasil mengamankannya usai serangan di Tangail, sebuah kota yang berjarak 100 km barat laut ibu kota.
"Dia merupakan salah satu otak (peristiwa tersebut)," ujar Kepala Polisi Kontra Terorisme, Monirul Islam, seperti dilansir Reuters, Sabtu (14/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ISIS mengklaim bertanggung jawab terhadap serangan di Kafe Holey Artisan yang menewaskan 22 orang pada 1 Juli 2016. Ada 9 warga Italia, 7 warga Jepang, seorang Amerika dan seorang warga India tewas dalam serangan tersebut.
Otoritas Bangladesh menduga ada keterlibatan Jamaat-ul-Mujahideen Bangladesh (JMB). JMB merupakan kelompok domestik yang berjanji setia pada ISIS.
Baca juga: 2 Polisi Tewas dalam Baku Tembak di Dhaka, ISIS Klaim Bertanggung Jawab
Islam mengatakan mereka menangkap seorang komandan grup tersebut di wilayah utara negaranya. Polisi telah mengamankan 50 orang terduga militan yang terlibat dalam baku tembak di kafe tersebut, 50 orang itu tewas karena melawan. Di antara militan yang tewas itu termasuk di antaranya yang diduga merupakan perencana utama serangan tersebut yaitu Tamim Ahmed Chowdhury seorang warga Kanada kelahiran Bangladesh.
(ams/dhn)











































