Seperti dilansir AFP, Jumat (13/1/2017), insiden ini berawal saat polisi veteran bernama Edward Andersson (27) berhenti di tengah jalan untuk menyelidiki sebuah kecelakaan mobil dekat Tonopah, yang berjarak 80 kilometer dari pusat kota Phoenix, ibu kota negara bagian Arizona.
Tiba-tiba, Andersson ditembak di bagian bahu dan lengan oleh seorang pria yang diduga terlibat kecelakaan lalu lintas itu. Pria yang sama juga berusaha menghantamkan kepala Andersson ke trotoar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbicara kepada televisi lokal WPTZ yang merupakan afiliasi NBC, Direktur Departemen Keselamatan Publik Arizona, Frank Milstead, yang juga atasan Andersson mengapresiasi aksi pengendara mobil misterius itu.
"Terima kasih karena saya tidak tahu apakah personel saya masih hidup hari ini, tanpa bantuannya," ucap Milstead.
Dituturkan Milstead, Andersson saat itu menanggapi pengaduan dari seorang pengemudi yang mengaku ditembak di dekat Tonopah. Setibanya di lokasi, Andersson mendapat sebuah mobil terlibat kecelakaan dan seorang wanita mengalami luka parah di dekatnya.
Andersson sedang dalam proses mengamankan area kecelakaan ketika tiba-tiba seorang pria menyerangnya. Motif penyerangan itu belum diketahui pasti. Andersson kini masih dalam perawatan medis di rumah sakit.
Identitas pengendara mobil misterius yang menyelamatkan nyawa Andersson tidak diketahui pasti.
(nvc/ita)











































