Pengendara Mobil Misterius Tembak Mati Penyerang Polisi AS

Pengendara Mobil Misterius Tembak Mati Penyerang Polisi AS

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 13 Jan 2017 13:49 WIB
Pengendara Mobil Misterius Tembak Mati Penyerang Polisi AS
Ilustrasi (REUTERS/Mike Segar)
Arizona - Seorang pengendara mobil di Arizona, Amerika Serikat (AS) dijuluki pahlawan setelah menembak mati pria yang menyerang seorang polisi hingga luka-luka. Insiden ini terjadi di ruas jalan raya terpencil di Arizona.

Seperti dilansir AFP, Jumat (13/1/2017), insiden ini berawal saat polisi veteran bernama Edward Andersson (27) berhenti di tengah jalan untuk menyelidiki sebuah kecelakaan mobil dekat Tonopah, yang berjarak 80 kilometer dari pusat kota Phoenix, ibu kota negara bagian Arizona.

Tiba-tiba, Andersson ditembak di bagian bahu dan lengan oleh seorang pria yang diduga terlibat kecelakaan lalu lintas itu. Pria yang sama juga berusaha menghantamkan kepala Andersson ke trotoar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada saat itu, seorang pengendara mobil melintas dan mendekat. Pengendara mobil yang tidak diketahui identitasnya itu, melepas tembakan ke arah pria yang menyerang Andersson. Tembakan itu menewaskannya.

Berbicara kepada televisi lokal WPTZ yang merupakan afiliasi NBC, Direktur Departemen Keselamatan Publik Arizona, Frank Milstead, yang juga atasan Andersson mengapresiasi aksi pengendara mobil misterius itu.

"Terima kasih karena saya tidak tahu apakah personel saya masih hidup hari ini, tanpa bantuannya," ucap Milstead.

Dituturkan Milstead, Andersson saat itu menanggapi pengaduan dari seorang pengemudi yang mengaku ditembak di dekat Tonopah. Setibanya di lokasi, Andersson mendapat sebuah mobil terlibat kecelakaan dan seorang wanita mengalami luka parah di dekatnya.

Andersson sedang dalam proses mengamankan area kecelakaan ketika tiba-tiba seorang pria menyerangnya. Motif penyerangan itu belum diketahui pasti. Andersson kini masih dalam perawatan medis di rumah sakit.

Identitas pengendara mobil misterius yang menyelamatkan nyawa Andersson tidak diketahui pasti.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads