Kementerian Dalam Negeri AS menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (13/1/2017), tentara tersebut menggunakan senjata api pribadinya untuk bunuh diri saat sedang bertugas pada Kamis, 12 Januari waktu setempat.
Tidak disebut identitas tentara tersebut. Kementerian menyebutkan, tentara tersebut sempat dilarikan ke sebuah rumah sakit umum di Kuwait selatan, namun nyawanya tak tertolong lagi.
Departemen Pertahanan AS alias Pentagon mengkonfirmasi kematian tentara AS itu dalam "insiden tidak terkait pertempuran" di Kuwait. Namun Pentagon tidak menjelaskan lebih jauh.
Belum diketahui motif bunuh diri tersebut.
Ribuan tentara AS saat ini ditempatkan di Kamp Arifjan, pangkalan militer Kuwait yang berada sekitar 70 kilometer sebelah selatan ibukota Kuwait City.
(ita/ita)











































