Bertikai Soal Cuti, Tentara India Tembak Mati 4 Seniornya

Bertikai Soal Cuti, Tentara India Tembak Mati 4 Seniornya

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 12 Jan 2017 20:16 WIB
Bertikai Soal Cuti, Tentara India Tembak Mati 4 Seniornya
Ilustrasi
New Delhi - Seorang tentara paramiliter India nekat menembak mati empat seniornya. Penembakan ini dipicu oleh pertikaian soal cuti antara pelaku dengan korban.

Seperti dilansir AFP, Kamis (12/1/2017), pelaku penembakan merupakan tentara anggota Pasukan Keamanan Industri Pusat (CISF) yang merupakan unit keamanan elite di India. Tentara ini melepas tembakan membabi-buta ke arah tentara lainnya di barak distrik Aurangabad, Bihar, India bagian timur.

Usai menembaki dengan brutal, tentara yang tidak disebut namanya ini berusaha kabur. Namun tentara itu akhirnya dilumpuhkan oleh rekan tentaranya yang lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tiga tentara tewas seketika di lokasi kejadian, sedangkan satu tentara lainnya yang luka-luka meninggal dunia di rumah sakit, akibat luka-luka yang dideritanya," terang Kepala Kepolisian Aurangabad, Satya Prakash, kepada AFP.

"Pelaku menembakkan 32 peluru setelah dilumpuhkan oleh kolega-koleganya dan diduga menderita gangguan mental," imbuhnya.

Lebih lanjut, Prakash menyebut, penembakan ini dipicu pertikaian soal cuti. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut soal pertikaian itu. Insiden ini masih diselidiki lebih lanjut oleh otoritas setempat. Seluruh korban tewas dalam keadaan tidak membawa senjata dan sedang tidak bertugas, saat serangan terjadi.

Personel CISF merupakan pasukan yang paling vital bagi institusi sipil dan pemerintahan, termasuk bandara, pembangkit listrik tenaga nuklir dan gedung-gedung pemerintah.

Militer India memiliki sejarah panjang atas insiden bunuh diri dan pembunuhan yang dipicu kondisi kerja yang buruk serta kurangnya waktu istirahat. Tahun 2014 lalu, seorang tentara India menembak mati lima rekannya lalu bunuh diri, gara-gara ditolak saat mengajukan cuti.

(nvc/tor)


Berita Terkait