Sebulan Terombang-ambing di Laut, Pria Ini dan Putrinya Selamat

Sebulan Terombang-ambing di Laut, Pria Ini dan Putrinya Selamat

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 12 Jan 2017 14:58 WIB
Sebulan Terombang-ambing di Laut, Pria Ini dan Putrinya Selamat
Alan Langdon dan putrinya (Courtesy of ABC News, photographed by Greg Nelson)
Sydney - Seorang pria asal Selandia Baru bersama putrinya yang berusia 6 tahun berhasil berlabuh di Australia, setelah dilaporkan menghilang. Kapal yang ditumpangi keduanya terombang-ambing di lautan selama lebih dari sebulan.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (12/1/2017), Alan Langdon (46) dan putrinya yang bernama Que, awalnya berencana melakukan pelayaran singkat dari Kawhiake ke Bay of Islands, yang ada di pantai timur Selandia Baru. Namun insiden terjadi di tengah pelayaran.

Saat badai melanda, bagian kemudi kapal pesiar kecil yang ditumpangi keduanya rusak. Ayah dan anak ini pun terombang-ambing tak pasti di tengah lautan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Begitu kami ada di posisi tanpa kemudi, kami tidak punya banyak pilihan," tutur Langdon kepada media lokal setelah berlabuh di Australia.

Kapal yang ditumpangi Alan Langdon dan putrinyaFoto: REUTERS/Dianne Gray
Kapal yang ditumpangi Alan Langdon dan putrinya

Hingga akhirnya pada Rabu (11/1) waktu setempat, kapal sepanjang 6,4 meter itu tiba di daratan Australia. Kapal berhasil berlabuh di Ulladulla, sebuah pelabuhan nelayan berjarak 230 kilometer sebelah selatan kota Sydney. Kapal itu tercatat telah berlayar sejauh 2 ribu kilometer di Laut Tasman.

"Saya menunggu hingga cuaca membaik, yang tidak kunjung tiba. Pada tahap itu, kami terombang-ambing ke selatan dan keluar (ke laut lepas)," imbuh Landon, yang mengaku saat itu berpikir lebih aman mengarahkan layar ke Australia, melalui Laut Tasman.

Tibanya Langdon dan putrinya di Australia mengakhiri upaya pencarian internasional yang selama ini digelar. Langdon akan menghabiskan beberapa hari di Ulladulla untuk memperbaiki kemudinya yang rusak, sebelum berlayar kembali ke arah utara, tepatnya ke Pelabuhan Kembla untuk menjalani prosedur imigrasi Australia.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads