"Seorang tentara di depan pintu pasar Jamila menembaki terduga pelaku bom bunuh diri setelah melihat sebuah kendaraan yang mencurigakan. Tapi teroris itu akhirnya meledakkan mobilnya," ujar juru bicara Kementerian Dalam Negeri Irak, Saad Maan seperti dikutip dari AFP, Minggu (8/1/2017).
Seorang kolonel polisi dan petugas rumah sakit mengatakan sedikitnya 11 orang tewas dan 35 orang terluka akibat serangan tersebut. Maan mengatakan tentara yang menembaki pelaku juga termasuk di antara korban terluka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum ada pihak yang mengklaim bertanggungjawab pada serangan tersebut. Namun beberapa waktu terakhir diklaim oleh ekstremis ISIS Sunni.
Serangan besar terbaru yang diklaim oleh ISIS saat Senin (2/1) di Kota Sadr. Saat itu seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan sebuah kendaraan di tengah kerumunan buruh pekerja dan menewaskan 35 orang.
(ams/nwk)











































