Sebanyak 31 orang tewas dalam pembantaian mengerikan itu. Ini merupakan peristiwa serupa kedua kalinya dalam sepekan ini di Brasil.
Foto-foto yang diambil kepolisian menunjukkan jasad-jasad yang bersimbah darah, potongan-potongan tubuh yang bertumpuk di lorong beton di penjara Monte Cristo Farm Penitentiary (PAMC) di negara bagian Roraima. Kepolisian menyatakan, banyak korban dipenggal dan dimutilasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden mengerikan ini terjadi hanya beberapa hari setelah para anggota geng membunuh 56 rival mereka dalam pertumpahan darah selama 17 jam di sebuah penjara di Manaus, ibukota negara bagian Amazonas, yang bertetanga dengan negara bagian Roraima.
Juru bicara pemerintah setempat mengatakan, pembantaian pada Jumat (6/1) di Roraima merupakan serangan oleh sebuah kelompok napi terhadap kelompok napi lainnya, dan hanya berlangsung kurang dari sejam.
PAMC yang merupakan penjara terbesar di negara bagian Roraima, juga juga pernah dilanda kekerasan mematikan pada Oktober 2016. Saat itu, perkelahian antara geng-geng yang berseteru menewaskan 10 tahanan. (ita/ita)










































