Disebutkan Kaynak, otoritas Turki saat ini telah mengetahui di mana kemungkinan tempat persembunyian pria, yang menewaskan 39 orang dalam serangan pada 1 Januari lalu itu. Kaynak menyebut pria yang tidak disebut namanya itu, sebagai anggota sebuah sel "yang terlatih khusus" yang melakukan penembakan brutal itu seorang diri.
Menurut Kaynak, meski kemungkinan bahwa pelaku telah melarikan diri ke luar negeri, tak bisa dikesampingkan, namun aparat keamanan di wilayah Turki lebih mungkin menemukan dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, kelompok radikal ISIS mengklaim bertanggung jawab atas penembakan brutal tersebut. ISIS menyebut penembakan itu sebagai pembalasan atas keterlibatan militer Turki di Suriah.
Otoritas Turki telah menangkap sejumlah orang terkait penembakan di kelab malam mewah di Istanbul tersebut. Kantor berita Anadolu melaporkan, polisi melakukan penggerebekan di sebuah kota di pinggiran Istanbul pada Kamis dini hari waktu setempat dan menangkap sejumlah tersangka yang diduga terkait penembakan tersebut. Menurut media-media lokal, beberapa warga Uighur termasuk di antara mereka yang ditahan.
(ita/ita)











































