Seperti dilansir AFP dan Reuters, Kamis (5/1/2017), insiden ini berawal saat Kepolisian Kanada (RCMP) menemukan empat jasad di sebuah rumah di kawasan Upper Big Tracadie, yang berjarak 250 kilometer dari Halifax, Provinsi Nova Scotia pada Selasa (3/1) malam waktu setempat.
Polisi menemukan dua pistol di dalam rumah itu. Namun tidak ada tanda-tanda seseorang masuk paksa ke dalam rumah itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan terpisah dari anggota keluarga korban, Catherine Hartling, menyebut pria yang diidentifikasi sebagai veteran militer Kanada itu, Lionel Desmond (33) telah menghabisi keluarganya sendiri. Hartling meyakini Desmond menembak ibu, istri dan putrinya sebelum akhirnya bunuh diri.
Hartling mengidentifikasi para korban sebagai Shanna Desmond (31) yang merupakan keponakannya, Aaliyah (10) yang merupakan anak Shanna dan Brenda Desmond (52) yang merupakan ibunda Desmond.
Dalam wawancara via telepon, Hartling menyebut Desmond menderita gangguan stres traumaik (PTSD) usai menjalani tugas militer di Afghanistan. Desmond meninggalkan korps militer Kanada pada tahun 2015. Hartling menyebut, Desmond tidak mendapat terapi dan pengobatan yang layak.
"Mereka tidak berbuat banyak untuknya. Menempatkannya dalam pengobatan, mengeluarkannya, memasukkannya dalam pengobatan lain, lalu mengeluarkannya lagi. Kanada harus meningkatkan upayanya dan berbuat lebih untuk tentaranya saat memulangkannya dari luar negeri," imbuhnya.
Dalam pernyataan via email, militer Kanada menyebut Desmond merupakan prajurit infanteri yang ditugaskan ke Afghanistan pada periode Januari hingga Agustus 2007. Desmond keluar dari militer pada Juli 2015. Namun pihak militer enggan mengomentari kondisi kesehatan mental Desmond.
(nvc/ita)











































