"Identitas orang yang bertanggung jawab atas serangan Istanbul telah ditetapkan," ujar Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu kepada kantor berita Anadolu seperti dilansir AFP, Rabu (4/1/2017).
Namun pejabat tinggi pemerintah Turki itu tidak menyebutkan nama pria tersebut maupun detail lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari 39 orang yang tewas, 27 orang di antaranya merupakan warga asing termasuk warga dari Libanon, Arab Saudi, Israel, Yordania, Irak, Tunisia dan Maroko.
Kelompok radikal ISIS telah mengklaim penembakan brutal tersebut. Ini pertama kalinya ISIS mengklaim serangan massal serupa di Turki.
Pelaku penembakan berhasil kabur dari lokasi. Operasi pengejaran hingga saat ini terus dilakukan sejak pembantaian tersebut.
Menurut media Turki, pelaku menyewa sebuah flat di kota Konya, Turki tengah sebelum pindah ke Istanbul untuk melakukan penembakan tersebut. Surat kabar Haberturk melaporkan, hasil penyelidikan kepolisian menunjukkan bahwa pelaku masuk ke Turki lewat Suriah dan pergi ke kota Konya pada November 2016. Dia datang ke Turki bersama istri dan dua anaknya. (ita/ita)











































