Penembak Kelab Malam Turki Pernah Bertempur untuk ISIS di Suriah

Penembak Kelab Malam Turki Pernah Bertempur untuk ISIS di Suriah

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 03 Jan 2017 18:25 WIB
Penembak Kelab Malam Turki Pernah Bertempur untuk ISIS di Suriah
Foto pelaku penembakan kelab malam yang dirilis polisi Turki (CNN/Turkish Police via Turkish media)
Ankara - Pelaku penembakan brutal yang menewaskan 39 orang di kelab malam Turki diketahui pernah bertempur di Suriah untuk militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Pelaku yang masih diburu ini, menggunakan teknik yang dipelajari dalam perang saat beraksi.

Dilaporkan surat kabar Turki, Hurriyet, seperti dilansir AFP, Selasa (3/1/2017), pelaku penembakan saat Tahun Baru itu menunjukkan tanda-tanda terlatih dengan baik saat menggunakan senjata api. Otoritas Turki belum secara resmi merilis identitas pelaku.

Pelaku menyerang kelab malam Reina di Istanbul, pada Minggu (1/1) dini hari, sesaat setelah pergantian tahun. Dia melepaskan 120 peluru dari senapan jenis Kalashnikov yang dibawanya, ke arah pengunjung kelab malam secara membabi buta, sebelum melarikan diri dari lokasi.

Baca juga: 8 Orang Ditahan Terkait Serangan Klub Malam di Istanbul

Pada Senin (2/1) waktu setempat, ISIS merilis pernyataan yang isinya mengklaim bertanggung jawab atas penembakan di kelab malam itu. Ini merupakan pertama kalinya ISIS terang-terangnya mengklaim bertanggung jawab atas serangan teror di wilayah Turki.

Secara terpisah, kolumnis surat kabar Hurriyet Abdulkadir Selvi menyebut pelaku penembakan sebenarnya telah berhasil diidentifikasi oleh otoritas Turki. Para penyidik, sebut Selvi, tengah memfokuskan penyelidikan pada dugaan pelaku berasal dari Asia Tengah.

Selvi juga menyebut bahwa pelaku pernah mendapat pelatihan pertempuran di kawasan permukiman saat ada di wilayah Suriah. Menurut Selvi, pelaku menggunakan teknik itu dalam aksinya di Istanbul, yakni menembak dari pinggang bukannya menggunakan taktik penembak jitu.

Baca juga: ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Penembakan di Kelab Malam Turki

Ditambahkan Selvi bahwa pelaku 'dipilih secara khusus' untuk melakukan penembakan brutal itu. Selvi menyebut prioritas otoritas Turki saat ini adalah menangkap pelaku dan melumpuhkan sel teroris yang mendukung pelaku, demi mencegah serangan lain.

"Teroris yang terlatih secara khusus ini masih belum ditahan dan masih berkeliaran dengan berbahaya di tengah-tengah kita," sebutnya.

Otoritas Turki terus melakukan perburuan besar-besaran untuk mencari pelaku. Kepolisian Turki telah merilis foto pelaku yang diambil dari rekaman CCTV pada malam kejadian. Wakil Perdana Menteri Turki, Numan Kurtulmus, pada Senin (2/1) menyebut otoritas Turki telah mendapatkan data sidik jari pelaku.

Sebuah video yang menunjukkan pelaku sedang berada di Alun-alun Taksim, Istanbul, juga dirilis. Dalam video itu, pelaku merekam dirinya sendiri dengan tongkat selfie dan tersenyum ke kamera. Tak diketahui secara jelas bagaimana video itu didapatkan. Video itu diduga direkam sebelum penembakan terjadi.

(nvc/nwk)


Berita Terkait