Dua jam setelah penangkapannya pria itu ditemukan memiliki lebih dari tiga kali batas legal alkohol di tubuhnya. Pesawat yang akan dikemudikannya merupakan penerbangan budget Sunwing, yang meninggalkan Calgary menuju Cancun, Mexico dengan pilot yang berbeda.
Pesawat yang akan dikemudikannya itu mengangkut sekitar 100 penumpang. Insiden itu terjadi sekitar pukul 07.00 waktu setempat pada Sabtu (31/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari BBC. Minggu (1/1/2017), pria itu dituduh bertanggung jawab dalam gangguan penerbangan. Juru bicara kepolisian Paul Stacey mengatakan dalam konferensi persnya jika polisi harus menunggu pilot tersebut sadar.
"Hal tersebut berpotensi menimbulkan bencana. Tapi aku katakan kemungkinan pilot di sebuah perusahaan maskapai besar seperti ini untuk mampu lepas landas ketika sedang mengalami gangguan seperti itu cukup tipis, karena ada banyak checks and balances (pemeriksaan)," kata dia.
Stacey menyebut maskapai besar memiliki prosedur yang ketat untuk pengawasan. Seperti kru pesawat lainnya dan pintu masuk kru pesawat semuanya mendukung keselamatan penerbangan.
"Jadi, saya tidak terkejut bahwa ia tertangkap sebelum (pesawat) meninggalkan terminal," ujar Stacey.
Stacey memastikan pilot tersebut tidak akan menerbangkan pesawat dalam waktu dekat. "Dia tidak akan dalam waktu terbang segera," tutupnya. (ams/rjo)











































