"Perhatian khusus harus diberikan bagi acara-acara yang akan digelar juga pesta di kelab dan pantai merayakan Tahun Baru yang menjadi pusat keramaian yang tinggi," sebut otoritas antiterorisme Israel dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters, Sabtu (31/12/2016).
Pernyataan itu merekomendasikan agar para turis dan warga Israel di India menghindari pesta-pesta semacam itu. Otoritas Israel juga menyerukan agar warganya menghubungi kerabat mereka yang ada di India dan memberitahukan soal potensi ancaman teror.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak biasanya, peringatan perjalanan dirilis pada Jumat (30/12) malam waktu Israel, saat kantor-kantor pemerintahan sudah tutup operasionalnya. Namun otoritas Israel tidak menjelaskan lebih lanjut soal ancaman teror yang memicu dirilisnya peringatan perjalanan itu.
Insiden terjadi pada tahun 2012 lalu, saat istri diplomat Israel di India bersama sopir dan dua orang lainnya luka-luka terkena serangan bom. Ledakan bom itu mengenai mobil yang ditumpangi sang istri diplomat.
Baik Israel maupun India menjalin hubungan militer yang sangat erat.
(nvc/fdn)











































