Tambang Batu Bara India Dilanda Longsor, 9 Orang Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 30 Des 2016 20:09 WIB
Foto: AFP PHOTO/STRINGER
New Delhi - Timbunan limbah di area tambang batu bara India longsor hingga menimbun para pekerja di sekitarnya. Sedikitnya 9 orang tewas dalam insiden ini dan puluhan orang lainnya masih tertimbun longsor.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (30/12/2016), insiden ini terjadi di area tambang batu bara Lalmatia yang ada di wilayah Jharkhand pada Kamis (29/12) malam waktu setempat. Lalmatia dimiliki oleh Eastern Coalfields Limited (ECL), anak perusahaan dari perusahaan tambang negara Coal India Limited, yang merupakan salah satu perusahaan tambang terbesar di dunia.

"Sejauh ini, sembilan jasad korban telah ditemukan," terang manajer umum ECL, RR Amitabh, kepada Reuters.

Tambang Batu Bara India Dilanda Longsor, 9 Orang TewasFoto: AFP PHOTO/STRINGER

Amitabh menyatakan operasi penyelamatan untuk orang-orang yang masih terjebak terus berlangsung. Amitabh mengaku tak tahu pasti jumlah orang yang terjebak di dalam tambang bawah tanah. Namun laporan media lokal, seperti dilansir AFP, menyebut ada sekitar 50 orang yang tertimbun longsor.

Kepolisian lokal serta petugas penyelamat menggunakan alat penggali dan mengerahkan anjing pelacak untuk mencari lokasi pekerja tambang yang tertimbun. Otoritas Penanggulangan Bencana Nasional mengerahkan lebih dari 200 petugas penyelamat ke lokasi longsor.

Juru bicara kepolisian Jharkhand, RK Mullick, menyebut limbah tambang itu ditimbun di dekat lubang dan pintu masuk ke tambang bawah tanah. "Pada saat itu, sekitar 40 orang sedang bekerja di area tambang dan beberapa dari mereka berhasil menyelamatkan diri. Beberapa dari mereka mengalami luka-luka," terang Mullick.

Tambang Batu Bara India Dilanda Longsor, 9 Orang TewasFoto: AFP PHOTO/STRINGER

Dituturkan Amitabh dan Mullick, bahwa operasional tambang yang ada di distrik Godda itu dihentikan sementara usai insiden ini. Area tambang itu, sebut Amitabh, setiap tahunnya mampu memproduksi 17 juta ton batu bara.

Penyebab longsornya timbunan limbah itu masih diselidiki oleh otoritas setempat.

Namun diketahui insiden di area tambang semacam ini cukup sering terjadi di India. Dilaporkan ada 135 insiden semacam ini sepanjang tahun 2015 lalu, dengan total 37 orang tewas dan 141 orang luka-luka. Insiden semacam ini menyoroti buruknya penegakan aturan keselamatan dan kondisi kerja.

(nvc/tor)