Disampaikan otoritas setempat, seperti dilansir Reuters dan AFP, Rabu (28/12/2016), bahwa ledakan bom itu sengaja ditargetkan pada anggota parlemen bernama Fakori Behishti yang saat kejadian sedang dalam perjalanan ke gedung parlemen Afghanistan.
Behishti merupakan anggota parlemen dari Provinsi Bamiyan. Anak laki-laki Behishti yang ada di dalam kendaraan yang sama, juga ikut luka-luka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tiga orang termasuk si anggota parlemen mengalami luka-luka," imbuhnya.
Kendaraan yang ditumpangi Behishti hancur akibat ledakan ini. Beberapa kendaraan lain yang ada di dekat lokasi ledakan, mengalami kerusakan parah. Bahkan sejumlah kaca jendela toko-toko yang ada di dekat lokasi ikut pecah dan berserakan.
"Saya mendengar suara ledakan besar yang mengguncang toko-toko setempat. Saya melihat petugas penyelamat mengevakuasi beberapa korban luka dari kendaraan yang hancur," terang salah satu pemilik toko roti dekat lokasi kejadian, Abdul Manan.
Belum ada kelompok maupun pihak tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bom ini.
Pekan lalu, seorang anggota parlemen Afghanistan lainnya menjadi target serangan bom bunuh diri. Sedikitnya 7 orang tewas akibat ledakan itu, tapi sang anggota parlemen berhasil selamat.
(nvc/trw)











































