Kepada polisi, turis wanita ini mengaku dirinya ikut rombongan saat berlibur ke India pada April lalu. Tak diduga, saat liburan itu si pemandu wisata malah mencampurkan obat bius ke dalam botol minuman turis wanita ini dan memperkosanya bersama empat pria lainnya di dalam kamar hotel turis wanita ini.
"Kami menangkap empat tersangka beberapa jam lalu. Dan mereka, terdiri atas pemandu wisata, sopir, tukang bersih-bersih dan salah satu pegawai hotel, telah dijerat dakwaan pemerkosaan," terang juru bicara kepolisian New Delhi, Dependra Pathak, kepada AFP, Selasa (27/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak dijelaskan lebih lanjut soal satu tersangka lainnya, yang belum ditangkap.
Pathak menyatakan, korban yang tidak disebut namanya kembali mengunjungi New Delhi pekan lalu untuk memberikan keterangan langsung di hadapan pengadilan dan mengidentifikasi para tersangka. Beberapa hari kemudian, korban terbang pulang ke AS.
Kepolisian India meluncurkan penyelidikan resmi atas kasus pemerkosaan ini, sejak awal bulan ini, setelah korban mengajukan laporannya lewat sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) AS.
Baca juga: Polisi Identifikasi 5 Pria India yang Diduga Perkosa Turis Wanita AS di Hotel
Kepada media lokal, korban mengaku tidak bisa mengingat kejadian pahit yang dialaminya selama 3 bulan setelah pemerkosaan terjadi. "Dua malam pertama, saya dibius, diserang secara fisik dan juga seksual," tuturnya kepada jaringan televisi NDTV, sambil menutup wajah dengan syal.
"Saya tidak ingat apa yang terjadi pada saya selama di India. Saya mendapatkan kembali ingatan saya setelah 3 bulan, sekitar akhir bulan Juli dan saat itulah saya mengambil tindakan," imbuh korban.
Kasus pemerkosaan turis wanita AS ini mendapat perhatian khusus dari otoritas India dan juga AS sendiri. Sebelumnya Menteri Luar Negeri India, Sushma Swaraj, mendorong polisi untuk menindak tegas para pelaku.
(nvc/fjp)











































