Kematian tiga wanita yang menghilang dari kawasan Claremont di Perth antara tahun 1996 dan 1997, telah mengguncang Australia dan menimbulkan ketakutan bagi masyarakat kota tersebut. Pembunuhan berantai tersebut telah menjadi salah satu kasus penyelidikan kepolisian terlama dan paling rumit di Australia.
Selama ini polisi terus berjuang untuk menemukan pelaku pembunuhan tersebut dan mengejar ribuan petunjuk. Penyelidikan panjang tersebut akhirnya membuahkan hasil. Polisi menangkap Bradley Edwards di sebuah rumah di pinggiran Perth pada Kamis, 22 Desember waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain membunuh ketiga wanita itu, Edwards juga dituduh menyerang dua wanita lainnya. Kepolisian meyakini bahwa Edwards bertindak seorang diri.
Kepala kepolisian Australia Barat Karl O'Callaghan mengatakan, kepolisian selama ini tak pernah menyerah.
"Ini telah menjadi penyelidikan kepolisian yang terbesar dan paling kompleks dalam sejarah Australia Barat," tuturnya.
"Ratusan polisi telah bekerja pada kasus ini selama 20 tahun terakhir," imbuhnya.
Media-media lokal memberitakan, Edwards tak menunjukkan emosi apapun saat dibawa ke pengadilan hari Jumat ini untuk mendengarkan dakwaan. Dia tetap ditahan untuk kembali disidang pada 11 Januari 2017 mendatang.
(ita/ita)











































