Kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights melaporkan, kota Al Bab terus digempur Turki pada Kamis (22/12) waktu setempat dan menewaskan 72 warga sipil, termasuk 21 anak-anak.
Disampaikan Observatory, gempuran berlanjut pada hari Jumat ini dan menewaskan 16 warga sipil lainnya, termasuk tiga anak-anak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Abdel Rahman, ini merupakan serangan paling mematikan yang dilancarkan militer Turki sejak Ankara memulai operasi militernya di wilayah Suriah pada akhir Agustus lalu.
Pasukan Turki mulai masuk ke Suriah pada 24 Agustus lalu untuk mengusir para militan ISIS dan milisi Kurdi dari wilayah perbatasan. Militer Turki kerap melancarkan serangan udara untuk mendukung operasi darat di Suriah. Namun pejabat-pejabat Turki menekankan, bahwa segala upaya dilakukan untuk menghindari jatuhnya korban warga sipil. (ita/ita)











































