Namun ketika sang istri berusaha menghubungi via telepon sekitar satu jam kemudian, tidak ada jawaban dari sopir truk asal Polandia itu. Sopir truk itu diidentifikasi keluarga sebagai Lukasz yang berusia 37 tahun, namun nama belakangnya belum dirilis ke publik.
"Telepon genggamnya senyap, senyap. Dia seharusnya bisa mengangkat telepon saat dia istirahat, terutama jika istrinya yang menelepon," tutur pria yang merupakan saudara sepupu Lukasz, Ariel Zurawski, dalam keterangannya seperti dilansir Reuters, Rabu (21/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: REUTERS/Fabrizio BenschTruk yang menabrak kerumunan orang di Berlin |
Zurawski juga merupakan bos perusahaan truk yang menjadi tempat Lukasz bekerja. Perusahaan truk itu berbasis di Sobiemysl, Polandia, dekat perbatasan Jerman. Lukasz yang memiliki seorang anak laki-laki itu, sudah bekerja menjadi sopir truk selama 15 tahun.
"Pada (Senin - 19/12) pukul 15.45 waktu setempat, Anda bisa melihat pergerakan GPS (Global Positioning System). Kendaraan itu bergerak maju dan mundur. Seolah-olah ada seseorang yang sedang belajar mengemudikannya. Saya tahu ada yang tidak beres," ucap Zurawski kepada televisi Polandia, TVP Info, merujuk pada GPS truk itu di hari kejadian.
Baca juga: ISIS Klaim Dalangi Serangan Truk Maut di Berlin
Pada Senin (19/12) sekitar pukul 20.00 waktu setempat, truk itu menabrak kerumunan orang di pasar ornamen Natal dekat gereja memorial Kaiser Wilhelm, Berlin sebelah barat. Sedikitnya 12 orang tewas dan puluhan orang lainnya luka-luka dalam insiden itu.
Otoritas Jerman menyatakan, jenazah sopir truk asal Polandia ditemukan di kursi penumpang usai truk itu menghantam kerumunan. Namun dipastikan otoritas Jerman bahwa sopir truk asal Polandia itu, tidak memegang kemudi saat truk menghantam kerumunan orang di Berlin.
Foto: REUTERS/Fabrizio BenschTruk yang menabrak kerumunan orang di Berlin |
Kepolisian Jerman telah menangkap seorang tersangka yang disebut sebagai pengungsi asal Pakistan. Namun tersangka menyangkal dan tidak ada cukup bukti yang menunjukkan bahwa memang dia yang menabrakkan truk ke kerumunan orang. Tersangka kemudian dilepaskan kepolisian Jerman. Otoritas Jerman kini tengah memburu pelaku sebenarnya yang masih berkeliaran dan yang diduga mencuri truk itu dari Lukasz.
Baca juga: Jerman Masih Buru Pelaku Serangan Truk Maut di Berlin
Zurawski mengaku dirinya telah mengidentifikasi sepupunya dari foto yang ditunjukkan kepolisian Jerman kepadanya. Dalam foto itu, wajah Lukasz terlihat berlumuran darah. "Polisi memberitahu saya bahwa dia (Lukasz) tidak hanya ditusuk tapi juga ditembak," terang Zurawski.
"Dia (Lukasz) seorang pria yang baik, pendiam dan jujur. Dia juga pekerja keras dan merawat truknya dengan baik seperti miliknya sendiri. Dia tidak akan menyerahkan truknya begitu saja," kata seorang kolega Lukasz dari perusahaan truk yang sama, Lukasz Wasik, kepada TVP Info.
Foto: REUTERS/Fabrizio BenschTruk yang menabrak kerumunan orang di Berlin |












































Foto: REUTERS/Fabrizio Bensch
Foto: REUTERS/Fabrizio Bensch
Foto: REUTERS/Fabrizio Bensch