Seperti dilansir Reuters, Rabu (21/12/2016), ledakan dahsyat ini melanda pasar San Pablito di wilayah Tultepec, yang berjarak 32 kilometer dari ibu kota Mexico City, pada Selasa (20/12) waktu setempat. Pasar itu sedang ramai-ramainya karena banyak warga Meksiko mencari kembang api menjelang Natal.
Foto: Kadri Paparazzi via YoutubeAsap pekat membubung ke udara saat ledakan terjadi |
Berbagai gambar dari lokasi kejadian menunjukkan ledakan besar memicu asap abu-abu pekat ke langit diwarnai oleh letusan kembang api berbagai warna. Penampakannya nyaris seperti di medan peperangan, kecuali warna-warni letusan kembang api yang juga membubung ke angkasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: REUTERS/Edgard Garrido |
"Semua orang mulai berlarian untuk menyelamatkan diri saat batu bata dan puing beton berjatuhan ke segala arah," timpal Federico Juarez yang juga ada di lokasi kejadian saat ledakan terjadi.
Dituturkan Gubernur State of Mexico, Eruviel Avila bahwa sekitar 13 anak-anak terkena luka bakar lebih dari 90 persen di sekujur tubuh mereka. Mereka dilarikan ke rumah sakit yang ada di Galveston, Texas, AS untuk menjalani perawatan medis lebih lanjut.
Foto: REUTERS/Edgard Garrido |
Avila menyebut, korban tewas sejauh ini mencapai 29 orang. Sedangkan 70 orang lainnya mengalami luka-luka. Avila menyatakan akan memberikan bantuan ekonomi bagi para korban.
Penyebab ledakan ini belum diketahui pasti. Namun Kepala Dinas Urusan Darurat Tultepec, Isidro Sanchez, menyebut kurangnya penegakan standar keamanan mungkin menjadi pemicu ledakan dahsyat ini. Avila bersumpah akan menghukum pihak-pihak yang bertanggung jawab atas ledakan ini.
Foto: REUTERS/Edgard GarridoMobil-mobil di sekitar pasar kembang api hangus akibat ledakan |
Kepolisian federal Meksiko telah mengirimkan tim forensik ke lokasi kejadian untuk menyelidiki insiden ini secara menyeluruh.
Rekaman video dari udara menunjukkan kios-kios dari kayu dan seng di pasar kembang api itu telah hangus dan kebanyakan rata dengan tanah. Pejabat setempat, Jose Manzur, menuturkan 80 persen dari sekitar 300 kios yang ada di kompleks pasar itu hancur akibat ledakan. Media lokal melaporkan ada lebih dari 300 ton kembang api di pasar itu saat ledakan terjadi.
(nvc/ita)












































Foto: Kadri Paparazzi via Youtube
Foto: REUTERS/Edgard Garrido
Foto: REUTERS/Edgard Garrido
Foto: REUTERS/Edgard Garrido