Dituturkan juru bicara Patroli Laut Jepang kepada AFP, Rabu (14/12/2016), kapal nelayan seberat 76 ton bernama Daifukumaru ini tenggelam di Laut Jepang, dekat wilayah prefektur Shimane pada Rabu (14/12) pagi sekitar pukul 05.20 waktu setempat.
Sembilan pria yang merupakan awak kapal itu tidak diketahui keberadaannya hingga kini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awak kapal yang hilang diketahui terdiri dari 8 warga Jepang dan satu warga negara Indonesia. Identitas mereka tidak dirilis ke publik.
"Mereka sedang mencari kepiting ketika air masuk ke dalam kapal," ujar salah satu nelayan lokal yang mengoperasikan kapal nelayan itu kepada televisi nasional Jepang, NHK.
"Jadi kapal (nelayan pencari kepiting) itu ditarik oleh satu kapal lainnya. Saat itulah kapal tenggelam," imbuh nelayan yang juga tidak menyebut identitasnya.
(nvc/ita)











































