Sehari Usai Gempa Besar, Kepulauan Solomon Kembali Diguncang Gempa 6,9 SR

Sehari Usai Gempa Besar, Kepulauan Solomon Kembali Diguncang Gempa 6,9 SR

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 10 Des 2016 09:43 WIB
Sehari Usai Gempa Besar, Kepulauan Solomon Kembali Diguncang Gempa 6,9 SR
Ilustrasi (detikcom/Zainal Abidin)
Honiara - Kepulauan Solomon yang ada di wilayah Samudera Pasifik bagian selatan kembali diguncang gempa kuat, kali ini berkekuatan 6,9 Skala Richter (SR). Gempa ini mengguncang sehari setelah Solomon dilanda gempa kuat lainnya berkekuatan 7,7 SR.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (10/12/2016), gempa terbaru ini diprediksi memicu gelombang tsunami berbahaya setinggi 1-3 meter. Namun, kepolisian setempat yang ada di dekat pusat gempa menyatakan tidak ada laporan kerusakan akibat gempa terbaru ini.

Warga setempat juga tidak berlarian panik keluar rumah seperti yang terjadi sehari sebelumnya.

Baca juga: Gempa Bumi 7,7 SR Guncang Kepulauan Solomon

Dicatat Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa terbaru yang terjadi pada Sabtu (10/12) pukul 06.10 waktu setempat ini berpusat di lokasi berjarak 90 kilometer sebelah barat Kirakira, ibu kota Solomon. Gempa berpusat di kedalaman 10 kilometer dari permukaan laut.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik awalnya menyatakan tidak ada ancaman tsunami yang dipicu gempa terbaru itu. Namun belakangan, mereka memprediksi akan terjadi tsunami 1-3 meter di atas ketinggian air laut di beberapa garis pantai Kepulauan Solomon.

Diperingatkan juga oleh Pusat Peringatan Tsunami Pasifik bahwa kenaikan gelombang hingga 0,3 meter diprediksi terjadi di pantai Australia, Fiji, Kiribati, Nauru, New Caledonia, Papua Nugini, Tuvalu dan Vanuatu.

Baca juga: BMKG: Tsunami di Kepulauan Solomon Kecil, Tidak Berdampak Ke Indonesia

Pejabat kepolisian Kirakira, Donald Tehimae, menyatakan tidak ada kerusakan serius yang dipicu getaran gempa terbaru ini. "Semuanya oke. Kemarin, semua orang dievakuasi ke dataran tinggi tapi setelah peringatan tsunami dicabut, semuanya kembali pulang. Kali ini, kita semua tinggal di sini," ucapnya.

USGS memperkirakan, gempa terbaru ini diperkirakan tidak memicu korban jiwa dan kerusakan parah.

Gempa 7,7 SR yang mengguncang Solomon pada Jumat (9/12) juga memicu peringatan tsunami. Namun tidak ada laporan kerusakan serius. Kepulauan Solomon berada di bagian 'Cincin Api' Samudera Pasifik yang rawan gempa dan letusan gunung api. Tahun 2007, gempa 8 SR yang mengguncang Solomon menewaskan 52 orang dan memicu tsunami setinggi 10 meter.

(nvc/fdn)


Berita Terkait