Kepolisian Brasil menyatakan, korban, Roberto Bardella (52) dan sepupunya tiba di Brasil setelah mengunjungi Argentina dan Paraguay dengan mengendarai motor.
"Mereka berada di Rio sebagai turis, mengunjungi patung Kristus Sang Penebus, dan mereka menggunakan GPS untuk mencari jalan menuju pantai," kata juru bicara kepolisian Brasil, Fabio Cardoso kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (9/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka didekati oleh para pengedar narkoba. Korban mengenakan sebuah helm yang dipasangi kamera, yang oleh para pengedar, dia dikira seorang polisi yang merekam insiden itu, sehingga mereka pun menembak korban, yang kemudian tewas," papar Cardoso.
Sedangkan turis lainnya yang tidak disebutkan identitasnya oleh kepolisian, sempat disandera oleh para pengedar narkoba selama dua jam, sebelum akhirnya dibebaskan.
Kepolisian setempat masih menyelidiki kasus ini. Sejauh ini, kepolisian belum melakukan penangkapan terkait insiden tersebut. (ita/ita)











































