Makeny Banek (24) mengaku bersalah telah membunuh pasangannya, Abuk Akek yang berusia 20 tahun. Keduanya tidak menikah namun memiliki seorang anak laki-laki berusia 2 tahun.
"Jika kamu ingin saya pergi, saya mungkin akan membawamu ikut dengan saya," ucap Banek sebelum menikam Akek hingga tewas di apartemennya di Melton, seperti dilansir news.com.au, Kamis (8/12/2016). Apartemen itu menjadi tempat tinggal Akek setelah meninggalkan Banek yang sering bertindak kasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus ini berawal saat Akek yang bercita-cita menjadi pengacara, pergi meninggalkan Banek dengan membawa putra mereka. Banek yang tidak terima ditinggalkan, mendatangi apartemen Akek di Melton dengan alasan untuk 'memperbaiki persoalan di antara mereka'.
Banek memiliki sejarah tindak kekerasan sebelumnya. Beberapa waktu sebelumnya, Akek pernah dirawat di rumah sakit usai terbangun menemukan Banek menggigit wajahnya. Wanita muda itu mengalami luka sobekan yang harus dijahit.
Pertengkaran keduanya pada 13 Maret berlangsung hebat dan Banek lagi-lagi melakukan kekerasan. Dituturkan jaksa ketua, John Champion, Banek awalnya berpikir Akek akan tewas jika dia menonjoknya. "Ketika cara itu tidak berhasil, dia (Banek) mengambil pisau," terangnya dalam persidangan.
Pengacara yang membela Banek, David Gibson, menyatakan kliennya telah mengaku bersalah setelah menyadari dampak besar yang ditimbulkannya pada keluarga korban juga keluarganya sendiri. Gibson menyebut, kliennya menyadari tidak ada pembenaran untuk tindakan kejinya.
Dituturkan Gibson, kliennya menduga korban kembali berhubungan dengan mantan kekasihnya, yang merupakan musuh Banek. Kecurigaan Banek itu tidak terbukti kebenarannya. "Rasa cemburu mulai menggerogotinya (Banek)," sebut Gibson.
Dalam sidang terbaru menjelang putusan, hakim Michael Croucher menyebut kasus ini sebagai contoh kasus pembunuhan yang sangat serius. "Memang, dia masih muda. Memang, dia mengaku bersalah. Tapi pembunuhan ini sangat mengerikan," sebutnya.
(nvc/ita)











































