DetikNews
Kamis 08 Desember 2016, 13:52 WIB

Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa Aceh, Singapura Siap Bantu Indonesia

Novi Christiastuti - detikNews
Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Gempa Aceh, Singapura Siap Bantu Indonesia Pencarian korban gempa Aceh (AFP)
Singapura - Presiden Singapura Tony Keng Yam dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menyampaikan belasungkawa untuk korban jiwa akibat gempa bumi di Pidie Jaya, Aceh. Singapura menyatakan siap memberikan bantuan untuk Indonesia jika diperlukan.

"Atas nama rakyat Singapura, saya menyampaikan duka cita mendalam untuk keluarga korban gempa bumi di Pidie Jaya, Aceh pada 7 Desember 2016. Pikiran dan doa kami tertuju untuk rakyat Indonesia dalam masa-masa sulit ini," ucap Presiden Tony dalam suratnya kepada Presiden Joko Widodo, seperti dilansir Channel New Asia, Kamis (8/12/2016).

Dalam pernyataan terbaru, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut sedikitnya 102 orang tewas akibat gempa berkekuatan 6,5 Skala Richter (SR). Satu orang dilaporkan masih hilang, sedangkan 136 orang lainnya mengalami luka berat dan 616 orang mengalami luka ringan.

"Saya sedih atas hilangnya nyawa dan kerusakan meluas yang disebabkan gempa bumi di Pidie Jaya, Aceh pada 7 Desember 2016," ujar PM Lee dalam surat terpisah yang juga dikirimkan kepada Presiden Jokowi.

Baca juga: Korban Meninggal Dunia Gempa Aceh Mencapai 102 Jiwa

"Singapura siap membantu Indonesia dalam cara apapun yang kami mampu," demikian disampaikan PM Lee.

Dalam pernyataan terpisah, Angkatan Bersenjata Singapura atau SCDF menyatakan akan mengerahkan dua personelnya ke Indonesia, sebagai bagian dari Tim Pengkajian dan Tanggap Darurat (ERAT) ASEAN yang beranggotakan lima personel. Tim itu berada di bawah Pusat Koordinasi Bantuan Kemanusiaan ASEAN (AHA Centre).

Dijelaskan SCDF, fungsi utama ERAT adalah memberikan pengkajian segera dan menentukan kebutuhan kritis yang diperlukan area-area terdampak gempa bumi. Dua personel SCDF itu akan bertolak ke Indonesia pada Kamis (8/12) dan diperkirakan akan berada di Aceh selama seminggu ke depan.

Kementerian Luar Negeri Singapura (MFA) telah memastikan seluruh warga Singapura yang terdaftar berada di Aceh, dalam kondisi baik-baik saja usai gempa melanda pada Rabu (7/12) pagi. "Kami tidak menemukan adanya warga Singapura yang terdampak insiden ini dan membutuhkan bantuan konsuler. Kami terus berkomunikasi dengan otoritas lokal untuk memantau situasi," terang juru bicara MFA.

Baca juga: Gempa Aceh, Ini Rincian Korban dan Kerusakan Bangunan


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed